Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, resmi menutup Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Besar Makean-Kayoa (IKB Makayoa) Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, di Dusun Tabadoklo, Desa Dodaga, Minggu (4/10/2026).

Dalam sambutannya, Ricky menyampaikan ucapan selamat kepada Ardiansyah Madjid yang terpilih sebagai Ketua Umum IKB Makayoa Haltim periode 2026-2031.

“Selamat kepada Ardiansyah yang telah terpilih sebagai Ketua Umum IKB Makayoa Halmahera Timur. Semoga di bawah kepemimpinannya dapat menjalankan program kerja selama lima tahun ke depan,” ujar Ricky.

Ricky mengatakan, IKB Makayoa merupakan wadah kerukunan dan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun masyarakat Makean dan Kayoa di Kabupaten Halmahera Timur.

Menurutnya, keberadaan IKB Makayoa memiliki peran strategis dalam menjaga kebersamaan, nilai adat istiadat, serta keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

“IKB Makayoa memiliki peran strategis dan multidimensi bagi pembangunan serta keharmonisan sosial di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Halmahera Timur,” ungkapnya.

Ricky juga menyampaikan harapan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub agar IKB Makayoa dapat berperan aktif menyelaraskan program organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah.
Selain itu, organisasi tersebut diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.

“Melalui sumber daya manusia IKB Makayoa, organisasi ini kerap memberikan masukan konstruktif bagi arah kebijakan dan kemajuan daerah. Kita juga berharap IKB Makayoa terus merawat budaya dan identitas serta membangun kolaborasi dengan paguyuban lainnya di Halmahera Timur demi kemajuan daerah,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan paguyuban, untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat pembangunan daerah.

Ricky berharap kepengurusan IKB Makayoa periode 2026-2031 dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menjaga persatuan keluarga besar Makean-Kayoa di Halmahera Timur.

Sementara, Ardiansyah mengatakan dirinya berkomitmen untuk menjalankan program organisasi dengan dukungan seluruh keluarga besar Makayoa.

Menurutnya, tekad kolektif dan itikad baik seluruh peserta Mubes menjadi modal penting untuk membangkitkan kembali organisasi yang sempat mengalami kevakuman.

“Ke depan kami berharap ada sinergi dari seluruh keluarga besar Makayoa untuk bersama-sama menyusun dan melaksanakan program kerja hingga akhir periode,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, keluarga besar Dusun Tapadoklo, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan pelaksanaan Mubes.

Apresiasi khusus disampaikan kepada Pemerintah Daerah Halmahera Timur dan Sekretaris Daerah atas arahan, bimbingan, serta dukungan yang telah membantu memfasilitasi pelaksanaan musyawarah.

Ardiansyah menilai dukungan dan koordinasi dengan pemerintah daerah tetap penting, terutama dalam proses pengukuhan kepengurusan dan pelaksanaan program kerja organisasi ke depan.

“Kami berharap arahan dan dukungan ini dapat terus diberikan selama proses penyusunan kepengurusan hingga pelaksanaan program kerja IKB Makayoa,” katanya.

Mubes IKB Makayoa Haltim mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Memperkuat Kekeluargaan Demi Makayoa yang Rukun dan Harmonis dalam Bingkai Makayoa Makatala.”