Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) memasuki babak baru. Mamat Jalil terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni FIB Universitas Khairun untuk periode 2026–2030.
Mamat terpilih melalui proses pemilihan yang berlangsung dalam agenda konsolidasi alumni FIB Universitas Khairun. Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk kembali memperkuat tali kekeluargaan antarlulusan serta mendorong kontribusi alumni yang lebih nyata bagi almamater.
Usai terpilih, Mamat menegaskan bahwa organisasi alumni harus menjadi ruang bersama bagi seluruh lulusan FIB Universitas Khairun, tanpa sekat angkatan maupun profesi.
Menurutnya, perjalanan alumni tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan di kampus. Justru, pengalaman, pengetahuan, dan jejaring yang diperoleh setelah lulus dapat menjadi modal untuk ikut membangun almamater dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Alumni bukan hanya bagian dari masa lalu almamater, tetapi juga bagian dari masa depan. Karena itu, kita perlu membangun ikatan alumni sebagai ruang bersama untuk bersilaturahmi, bertukar gagasan, dan memberikan kontribusi bagi fakultas, universitas, dan masyarakat,” kata Mamat.
Ia juga menyoroti pentingnya mempererat hubungan antara alumni, fakultas, dosen, dan mahasiswa. Bagi Mamat, alumni memiliki pengalaman serta jejaring yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan bersama untuk mendukung perkembangan FIB Universitas Khairun.
Ke depan, Ikatan Alumni FIB Universitas Khairun diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas. Berbagai kegiatan akademik, kebudayaan, sosial, hingga profesional dapat dikembangkan untuk mempertemukan potensi alumni dengan kebutuhan mahasiswa dan almamater.
Mamat pun mengajak seluruh alumni untuk menjaga nama baik dan marwah Fakultas Ilmu Budaya sebagai bagian penting dalam perjalanan Universitas Khairun.
“Yang kita bangun bukan hanya sebuah kepengurusan, tetapi sebuah rumah bersama. Di dalamnya ada kenangan, persaudaraan, gagasan, dan tanggung jawab kita terhadap almamater,” ujarnya.
Untuk periode 2026–2030, kepengurusan Ikatan Alumni FIB Universitas Khairun akan diarahkan pada penguatan konsolidasi alumni, perluasan jejaring, serta pengembangan berbagai program yang memberikan manfaat bagi alumni, mahasiswa, fakultas, universitas, dan masyarakat.
Terpilihnya Mamat Jalil diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan para alumni sekaligus menjadikan ikatan alumni sebagai jembatan yang mempertemukan pengalaman masa lalu, kebutuhan hari ini, dan kontribusi untuk masa depan almamater.

Tinggalkan Balasan